Minggu, 10 September 2017

MERENCANAKAN KEBUN BUAH DURIAN
DEMI PRODUKTIVITAS YANG MAKSIMAL




  Buah durian merupakan salah satu buah yang menjadi primadona bagi masyarakat modern saat ini , walaupun bayak orang membenci buah ini karena baunya yang menyengat dan tajam namun tidak sedikit masyarakat dunia sudah mulai membentuk komunitas pecinta durian.Bahkan sekarang ini durian tidak hanya digemari oleh masyarakat ASEAN melainkan sudah merambah ke benua Eropa.Indonesia merupakan Negara terbesar ke 2 penghasil buah durian terbanyak di Dunia , tentunya hal itu berdampak positif terhadap kita yang ingin memulai membudidayakan buah yang satu ini.Karena prospek untuk kedepan yang bagus namun kita juga harus jeli dan mempertimbangkan varietas apa yang sekiranya prospek dimasa yang akan datang . Misalkan saya sarankan Buah Durian Musangking..

Mengapa Musang King ????????
Musangking merupakan buah durian yang asalnya dari negara tetangga kita yaitu Malaysia, namun durian yang satu ini sudah mulai dikembangkan di Indonesia bahkan sudah terbukti berbuah .sebut saja Brongkol,salah satu daerah di Semarang yang saat ini sudah dikenal banyak orang karena buah durian nya yah selain buah durian lokal brongkol yang lezat disana juga telah menghasilkan Durian Musangking Bayangkan saat ini harga buah durian musangking berkisar 150rb-200rb per 1kg padahal rata2 buah durian musangking bisa mencapai 2-3kg. Jika kita punya 1 pohon saja dan mengahislkan 30 buah durian kurang lebih 10jt kita bisa dapatkan baru dengan 1 pohon. Kok bisa mahal memang apa sih keunggulan musangking ini ?? nah buah yang satu ini emang istimewa dilihat dari warnya saja sudah menarik yaitu kuning merona bak kunyit .. teksturnya yang lembut dan creamy memberikan sensasi ketika menyantapnya rasanya yang manis legit menambahkan kesempurnaan pada buah yang satu ini. Selain itu bijinya yang kempis dan daging buahnya yang tebal menjadikan sebuah kepuasan saat kita menikmatinya, yah memang didunia tidak ada yang sempurna begitu pun dengan buah yang satu ini tentunya ukuranya juga hanya 2-3kg tergolong sedang untuk buah durian, berbeda dengan jenis yang lain yang bisa mencapai 7-8kg... namun hal itu tidak menjadi alasan kalau dari segi rasa nggak mengecewakan.... kalau kalian sudah merasakan pasti bakalan ketagihan dehhh...
   Nah hal yang pertama yang harus disiapkan untuk memulai mengebunkan buah Durian adalah memilih lokasi kebun Secara umum tanaman durian menghendaki lokasi dengan kondisi agroklimat sbb : tipe iklim B yaitu 7-10 bulan basah 2-4 bulan kering,curah hujan 1500-2000mm/th .Ketinggian tanah kurang dari 800m dpl, kemiringan lahan 5-20 derajat ,keasamaan tanah(pH) 6,0-7,0 , dekat dengan sumber air.
  Lagkah yang kedua yaitu mempersiapkan lahan meliputi ploting dan pembersihan lahan.Tujuan dari kegiatan ploting adalah untuk membagi kebun terhadap blok tanaman utama serta utilitas yangh lain seperti untuk jalan,bangunan fisik rumah kebun, bak air dll.
 Langkah berikutnya yaitu menentukan pola dan jarak tanam , ada 2 cara dalam metode menanam durian yaitu monokultur yaitu menanam hanya satu jenis pohon durian saja atau campuran(tumpangsari) hal ini akan mempenagaruhi terhadap jarak tanam . jika memilih metode tumpangsari jarak tanaman bisa diperlebar hal ini bertujuan agar pada umur produktif tajuk tidak saling menutupi. Jarak tanaman Ideal 10 x10m s/d 12 x 12m.
  Langkah keempat yaitu menanam tanaman pendahulu dan penutup tanah , Untuk memberikan kondisi lingkungan tanaman yang teduh dan baik bagi pertumbuhan tanaman durian muda ,Sebaiknya sebelum pohon durian di tanam kebun telah ditanami tanaman pendahulu (pioneer) sebagai penaung ,hal in dilakukan terutama bila lahan dibuka penuh ( 100% ) . Tanaman ini juga berfungsi sebagai sumber bahan organik bagi tanaman durian.Tanaman ini juga bisa untuk memamanfaatkan lahan yang kosong dengan tanaman yang bermanfaat /menghasilkan selama tanaman durian belum memenuhi lahan dan belum menghasilkan.Contoh tanaman pendahulu adalah Pisang,Nanas,Jagung.
 Langkah berikutnya adalah Merancang sistem Irigasi, Saat tanaman durian masih muda tanaman ini membutuhkan suplai air sepanjang tahun untuk menopang pertumbuhan.Pada tananaman dewasa kebutuhan air juga sepanjang tahun kecuali pada saat inisiasi bunga dan pada saat pemasakan buah Selama ini, untuk memenuhi kebutuhan air tanaman durian, para pekebun umumnya mengandalkan pasokan air hujan, sehingga bila terjadi kemarau panjang atau perubahan iklim menyebabkan air tidak terpenuhi pada saat yang dibutuhkan tanaman. Kekurangan air pada tanaman durian akan berakibat fatal, pada tanaman muda akan berakibat kematian, sedangkan pada tanaman dewasa akan mengganggu produktifitas buah. Oleh karena itu, sebelum benih durian ditanam di lapang, penting sekali menyediakan jaringan irigasi.

Tanaman durian umumnya ditanam di lahan kering dan termasuk lahan non-teknis, sehingga system pengairan harus disiapkan dan dibangun sendiri oleh pekebun. Dalam perhitungan modal usaha budidaya buah durian, pengairan mengambil porsi 20-25% dari total investasi. Hal ini sering menjadi kendala bagi pekebun durian, terutama pekebun skala kecil. Namun demikian, berbagai model pengairan telah tersedia yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan keterbatasan yang ada di lapang. Pada skala sempit, pengairan dapat dilaksanakan secara sederhana dengan penyiraman manual. Pada skala luas pengairan dapat dilaksanakan dengan system gravitasi atau pengairan tetes (drip irigasi).

1 komentar: