MERENCANAKAN
KEBUN BUAH DURIAN
DEMI
PRODUKTIVITAS YANG MAKSIMAL
Buah durian merupakan salah satu buah yang
menjadi primadona bagi masyarakat modern saat ini , walaupun bayak orang
membenci buah ini karena baunya yang menyengat dan tajam namun tidak sedikit
masyarakat dunia sudah mulai membentuk komunitas pecinta durian.Bahkan sekarang
ini durian tidak hanya digemari oleh masyarakat ASEAN melainkan sudah merambah
ke benua Eropa.Indonesia merupakan Negara terbesar ke 2 penghasil buah durian
terbanyak di Dunia , tentunya hal itu berdampak positif terhadap kita yang
ingin memulai membudidayakan buah yang satu ini.Karena prospek untuk kedepan
yang bagus namun kita juga harus jeli dan mempertimbangkan varietas apa yang
sekiranya prospek dimasa yang akan datang . Misalkan saya sarankan Buah Durian
Musangking..
Mengapa Musang
King ????????
Musangking
merupakan buah durian yang asalnya dari negara tetangga kita yaitu Malaysia,
namun durian yang satu ini sudah mulai dikembangkan di Indonesia bahkan sudah
terbukti berbuah .sebut saja Brongkol,salah satu daerah di Semarang yang saat
ini sudah dikenal banyak orang karena buah durian nya yah selain buah durian
lokal brongkol yang lezat disana juga telah menghasilkan Durian Musangking
Bayangkan saat ini harga buah durian musangking berkisar 150rb-200rb per 1kg
padahal rata2 buah durian musangking bisa mencapai 2-3kg. Jika kita punya 1
pohon saja dan mengahislkan 30 buah durian kurang lebih 10jt kita bisa dapatkan
baru dengan 1 pohon. Kok bisa mahal memang apa sih keunggulan musangking ini ??
nah buah yang satu ini emang istimewa dilihat dari warnya saja sudah menarik
yaitu kuning merona bak kunyit .. teksturnya yang lembut dan creamy memberikan
sensasi ketika menyantapnya rasanya yang manis legit menambahkan kesempurnaan
pada buah yang satu ini. Selain itu bijinya yang kempis dan daging buahnya yang
tebal menjadikan sebuah kepuasan saat kita menikmatinya, yah memang didunia
tidak ada yang sempurna begitu pun dengan buah yang satu ini tentunya ukuranya
juga hanya 2-3kg tergolong sedang untuk buah durian, berbeda dengan jenis yang
lain yang bisa mencapai 7-8kg... namun hal itu tidak menjadi alasan kalau dari
segi rasa nggak mengecewakan.... kalau kalian sudah merasakan pasti bakalan
ketagihan dehhh...
Nah hal yang pertama yang harus disiapkan
untuk memulai mengebunkan buah Durian adalah memilih lokasi kebun Secara umum
tanaman durian menghendaki lokasi dengan kondisi agroklimat sbb : tipe iklim B
yaitu 7-10 bulan basah 2-4 bulan kering,curah hujan 1500-2000mm/th .Ketinggian
tanah kurang dari 800m dpl, kemiringan lahan 5-20 derajat ,keasamaan tanah(pH)
6,0-7,0 , dekat dengan sumber air.
Lagkah yang kedua yaitu mempersiapkan lahan
meliputi ploting dan pembersihan lahan.Tujuan dari kegiatan ploting adalah
untuk membagi kebun terhadap blok tanaman utama serta utilitas yangh lain
seperti untuk jalan,bangunan fisik rumah kebun, bak air dll.
Langkah berikutnya yaitu menentukan pola dan
jarak tanam , ada 2 cara dalam metode menanam durian yaitu monokultur yaitu
menanam hanya satu jenis pohon durian saja atau campuran(tumpangsari) hal ini
akan mempenagaruhi terhadap jarak tanam . jika memilih metode tumpangsari jarak
tanaman bisa diperlebar hal ini bertujuan agar pada umur produktif tajuk tidak
saling menutupi. Jarak tanaman Ideal 10 x10m s/d 12 x 12m.
Langkah keempat yaitu menanam tanaman
pendahulu dan penutup tanah , Untuk memberikan kondisi lingkungan tanaman yang
teduh dan baik bagi pertumbuhan tanaman durian muda ,Sebaiknya sebelum pohon
durian di tanam kebun telah ditanami tanaman pendahulu (pioneer) sebagai
penaung ,hal in dilakukan terutama bila lahan dibuka penuh ( 100% ) . Tanaman
ini juga berfungsi sebagai sumber bahan organik bagi tanaman durian.Tanaman ini
juga bisa untuk memamanfaatkan lahan yang kosong dengan tanaman yang bermanfaat
/menghasilkan selama tanaman durian belum memenuhi lahan dan belum menghasilkan.Contoh
tanaman pendahulu adalah Pisang,Nanas,Jagung.
Langkah berikutnya adalah Merancang sistem
Irigasi, Saat tanaman durian masih muda tanaman ini membutuhkan suplai air
sepanjang tahun untuk menopang pertumbuhan.Pada tananaman dewasa kebutuhan air
juga sepanjang tahun kecuali pada saat inisiasi bunga dan pada saat pemasakan
buah Selama ini, untuk memenuhi kebutuhan
air tanaman durian, para pekebun umumnya mengandalkan pasokan air hujan,
sehingga bila terjadi kemarau panjang atau perubahan iklim menyebabkan air
tidak terpenuhi pada saat yang dibutuhkan tanaman. Kekurangan air pada tanaman
durian akan berakibat fatal, pada tanaman muda akan berakibat kematian,
sedangkan pada tanaman dewasa akan mengganggu produktifitas buah. Oleh karena
itu, sebelum benih durian ditanam di lapang, penting sekali menyediakan
jaringan irigasi.
Tanaman
durian umumnya ditanam di lahan kering dan termasuk lahan non-teknis, sehingga
system pengairan harus disiapkan dan dibangun sendiri oleh pekebun. Dalam
perhitungan modal usaha budidaya buah durian, pengairan mengambil porsi 20-25%
dari total investasi. Hal ini sering menjadi kendala bagi pekebun durian,
terutama pekebun skala kecil. Namun demikian, berbagai model pengairan telah
tersedia yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan keterbatasan yang ada
di lapang. Pada skala sempit, pengairan dapat dilaksanakan secara sederhana
dengan penyiraman manual. Pada skala luas pengairan dapat dilaksanakan dengan
system gravitasi atau pengairan tetes (drip irigasi).
